- Finlandia akan mengoperasikan truk berat berbahan bakar hidrogen untuk uji coba transportasi tanpa emisi pada akhir 2026.
- Truk ini dilengkapi dengan baterai 650 kWh dan sel bahan bakar hidrogen dengan daya maksimum 120 kW.
- Rute uji coba adalah dari Pelabuhan Vuosaari ke Jyväskylä, menempuh jarak 540 kilometer setiap hari.
- Penelitian akan mengevaluasi penggunaan energi dan efisiensi biaya, serta mengoptimalkan jaringan stasiun pengisian.
Sebuah truk berat yang sebagian besar beroperasi dengan tenaga listrik, dan menggunakan sel bahan bakar hidrogen sebagai sumber energi pengisian cepat, akan memulai operasi pengiriman normal di Finlandia pada akhir 2026. Ini bertujuan untuk membuktikan kelayakan truk jarak jauh tanpa emisi dalam kondisi nyata, menurut VTT Technical Research Centre of Finland. Model kendaraan SISU Escalate yang diproduksi oleh Sisu Auto akan dipantau selama enam bulan melalui data kendaraan dan digital twin, dengan tujuan untuk mendukung pencapaian target transportasi jalan berat tanpa emisi di Uni Eropa.
Truk ini dilengkapi dengan baterai 650 kWh, dan sel bahan bakar hidrogen sebagai sumber energi tambahan dengan daya maksimum 120 kW. Karena adanya tangki hidrogen dan paket baterai, sasisnya lebih panjang dibandingkan dengan unit trailer biasa. Petri Kananen, kepala pengembangan Sisu Auto, menyatakan bahwa truk ini adalah platform pengujian, bukan produk komersial. Data yang dikumpulkan akan membantu membangun sistem manajemen energi dan mengoptimalkan cara berkendara agar baterai dapat menempuh jarak yang lebih jauh. Ia menyatakan, "Hidrogen adalah bahan bakar yang lebih mahal, setelah semua."
Teknologi Truk dan Detail Operasional
Truk ini akan beroperasi setiap hari sejauh 540 kilometer (336 mil) antara Pelabuhan Vuosaari di selatan Finlandia dan Jyväskylä di tengah negara, dioperasikan oleh Jylhä Logistics, dan akan menangani distribusi regional di kawasan Helsinki. Di kedua ujung rute terdapat stasiun pengisian, dan direncanakan akan dibangun stasiun pengisian berkapasitas megawatt di sepanjang rute. Truk ini akan menggunakan stasiun pengisian hidrogen pertama di Finlandia, yang terletak di Jyväskylä. Perusahaan logistik Rauanheimo telah menguji versi sepenuhnya listrik pada musim semi 2026. IONCOR menyediakan sistem baterai, Kempower menyediakan infrastruktur pengisian MCS, dan Hevtec bertanggung jawab atas solusi pengisian di sisi kendaraan serta integrasi sistem tenaga listrik.
Finlandia dan Swedia mengizinkan total berat truk berat hingga 76 ton (sekitar 84 ton AS), sementara di sebagian besar wilayah Eropa, batasnya sekitar 40 ton (44 ton AS). Dalam uji coba ini, batas total berat adalah 68 ton (sekitar 75 ton AS). Profesor penelitian VTT, Mikko Pihlatie, menyatakan bahwa SISU Escalate memiliki lingkungan operasi yang paling menantang di antara empat truk dalam proyek ESCALATE yang didanai Uni Eropa, baik dari segi ukuran maupun kondisi musim dingin, dan juga merupakan truk terberat dan terpanjang di antara keempatnya.
Tujuan Penelitian dan Tantangan
Para peneliti akan memantau bagaimana cuaca dan faktor lainnya mempengaruhi konsumsi energi, batasan yang muncul, serta berapa banyak listrik dan hidrogen yang digunakan oleh truk tersebut. Data harga hidrogen dan pengisian akan membantu memperkirakan berapa banyak energi yang perlu dimuat dan di mana, serta membandingkan hasilnya dengan truk diesel untuk mengevaluasi efisiensi biaya. Pihlatie menyatakan bahwa temuan ini akan membantu mengembangkan jaringan stasiun pengisian dan mengoptimalkan penggunaan energi. Juuso Kelkka, manajer senior IONCOR, menyatakan bahwa uji coba ini adalah pengaturan yang menuntut, melibatkan penggunaan platform baterai modular pada truk berat dalam kondisi musim dingin yang buruk, dan beroperasi di rute jarak jauh.
Ia mencatat bahwa truk ini dapat membuktikan bahwa bahkan dalam kondisi tersebut, baterai lithium-ion adalah solusi yang layak.
Tantangan Penerapan Teknologi Sel Bahan Bakar Hidrogen
Uji coba di Finlandia ini bukan hanya pengujian penerapan teknologi sel bahan bakar hidrogen, tetapi juga eksplorasi transportasi jarak jauh tanpa emisi. Desain dan operasi truk ini mempertimbangkan kondisi iklim setempat, dan mengumpulkan data selama perjalanan jauh untuk mengevaluasi efisiensi energi dan efisiensi biaya. Data ini akan sangat penting untuk pengembangan sistem logistik dan manajemen energi di masa depan, terutama dalam konteks mendorong target tanpa emisi Uni Eropa. Keberhasilan penelitian ini akan membantu memfasilitasi pembangunan infrastruktur hidrogen yang lebih luas.

