- Starfighters Space dan Vaya Defense and Space menandatangani perjanjian kerja sama untuk menjajaki uji terbang supersonik.
- Kolaborasi akan menggabungkan pesawat F-104 Starfighters dengan mesin roket Vortex-Hybrid Vaya.
- Uji perangkat keras untuk penerbangan supersonik berkelanjutan akan menggunakan layanan "terowongan angin langit" Starfighters.
- Teknologi propulsi Vaya akan dievaluasi untuk kesesuaiannya dengan sistem peluncuran udara Starfighters.
Starfighters Space, sebuah perusahaan luar angkasa yang mengoperasikan satu-satunya pesawat supersonik komersial siap terbang di dunia, dan Vaya Defense and Space, pengembang swasta dengan mesin roket paten Vortex-Hybrid, telah mencapai kesepakatan untuk menjajaki uji terbang supersonik dan misi suborbital peluncuran udara di masa depan. Kedua perusahaan yang berbasis di Florida ini mengumumkan nota kesepahaman yang mencakup dua bidang kerja sama potensial. Kerja sama ini akan menggabungkan pesawat F-104 siap terbang komersial dari Starfighters dengan mesin roket paten Vortex-Hybrid dari Vaya.
Kedua perusahaan ini berbasis di Space Coast, Florida, dan jarak yang dekat di antara mereka diharapkan dapat mendukung rekayasa yang lebih cepat, pembuatan prototipe, pengujian mesin, dan pengembangan perangkat keras penerbangan.
Uji Terbang Supersonik Berkelanjutan
Uji perangkat keras untuk penerbangan supersonik berkelanjutan menjadi fokus pertama dari kerja sama ini, dengan menggunakan layanan "terowongan angin langit" dari Starfighters. Layanan ini menggunakan pesawat F-104 untuk penerbangan berkelanjutan pada kecepatan di atas Mach 2, sehingga memungkinkan teknologi untuk dievaluasi dalam lingkungan udara. Berdasarkan rencana tersebut, kedua perusahaan akan mengevaluasi penerbangan yang melibatkan sampel uji supersonik Vaya dan muatan lainnya. Tujuannya adalah untuk memverifikasi dan mempercepat kematangan perangkat keras dalam kondisi yang sulit untuk direplikasi dalam pengujian darat. Layanan ini memberikan kesempatan bagi pengembang untuk mengekspos peralatan mereka ke penerbangan supersonik aktual sebelum pengembangan lebih lanjut.
Starfighters mengoperasikan armada F-104-nya di NASA Kennedy Space Center di Florida dan Midland International Air and Spaceport di Texas. Jalur kerja sama kedua akan memeriksa apakah teknologi propulsi hibrida Vaya cocok untuk STARLAUNCH, sistem peluncuran udara Starfighters. Evaluasi awal akan fokus pada misi suborbital. Para insinyur akan mempelajari kinerja propulsi, pengemasan, dan integrasi kendaraan dengan muatan. Mereka juga akan mengevaluasi metode untuk membawa dan mengoperasikan perangkat keras dari bawah sayap F-104.
Kesesuaian Teknologi Propulsi
Tim Franta, CEO Starfighters Space, menyatakan, "Vaya telah menghabiskan bertahun-tahun untuk mematangkan teknologi propulsi mereka, yang dapat diatur, dapat dihidupkan ulang, dan tidak meledak, yang mendekati konfigurasi ideal untuk dibawa di bawah sayap pesawat." Dia menambahkan, "Pabrik mereka juga hanya berjarak singkat dengan mobil dari hanggar kami di Kennedy Space Center. Kombinasi kesesuaian teknologi dan jarak ini memungkinkan kami untuk bergerak lebih cepat daripada jika kami mengembangkan dan menguji perangkat keras secara terpisah."
Berdasarkan nota kesepahaman, Starfighters akan dapat menggunakan laboratorium propulsi dan fasilitas permesinan presisi Vaya. Fasilitas ini dapat mendukung rekayasa kolaboratif, pembuatan prototipe, pengujian mesin, dan pengembangan komponen siap terbang. Vaya menyatakan bahwa mesinnya dirancang sesuai dengan karakteristik yang dibutuhkan oleh sistem peluncuran udara, termasuk pengemasan yang kompak, operasi yang terkendali, dan penanganan yang aman. Dr. Wes Naylor, Presiden dan CEO Vaya, menyatakan, "Peluncuran udara memberikan tuntutan tinggi pada sistem propulsi, membutuhkan karakteristik kompak dan aman terkendali, dan itulah alasan kami merancang teknologi kami."
Dia menambahkan, "Starfighters menyediakan lingkungan penerbangan yang sulit untuk direplikasi di darat dan memberikan jalur terdekat bagi kami untuk menunjukkan teknologi kami di udara."
Nota kesepahaman ini memulai evaluasi teknologi, bukan untuk memastikan uji terbang atau peluncuran. Kedua jalur ini akan menentukan cara kerja sama antara kedua perusahaan dalam hal pesawat, sistem propulsi, fasilitas, dan kemampuan rekayasa. Setiap misi akhir akan sangat tergantung pada hasil dari studi dan evaluasi teknologi gabungan ini.
Pentingnya Uji Terbang Supersonik bagi Perkembangan Teknologi
Kolaborasi ini menandai perkembangan lebih lanjut dalam teknologi penerbangan supersonik, terutama dalam aplikasi komersial. Kombinasi pesawat F-104 Starfighters dengan sistem propulsi Vaya dapat menyediakan lingkungan penerbangan yang unik, yang sangat penting untuk pengujian perangkat keras. Dengan keunggulan geografis kedua perusahaan di Florida, kolaborasi ini akan mempercepat pembuatan prototipe dan kematangan teknologi. Ini tidak hanya membantu memverifikasi kelayakan teknologi baru, tetapi juga dapat mendorong misi peluncuran udara di masa depan, yang memiliki dampak mendalam pada inovasi di industri kedirgantaraan.

