Deep Fission Ungkap Detail Kesepakatan Desain Keselamatan Reaktor Nuklir Bawah Tanah Satu Mil

·oleh Henderson·Engineering
Deep Fission Ungkap Detail Kesepakatan Desain Keselamatan Reaktor Nuklir Bawah Tanah Satu Mil
Poin Utama
  • Deep Fission membuka Nuclear Safety Design Agreement (NSDA) untuk reaktor Gravity.
  • NSDA memuat persyaratan desain, metode analisis keselamatan, dan proses regulasi yang memandu pengembangan reaktor.
  • Reaktor akan ditempatkan di dalam lubang bor batuan sedalam sekitar satu mil, dengan memanfaatkan lingkungan bawah tanah sebagai pengaman.
  • Operasi komersial memerlukan izin dari DOE dan Nuclear Regulatory Commission, dan keberhasilannya belum terjamin.

Startup nuklir Deep Fission membuka secara lengkap Nuclear Safety Design Agreement (NSDA) untuk reaktor Gravity miliknya, memberikan gambaran mendetail kepada publik mengenai kerangka keselamatan small modular reactor yang direncanakan beroperasi sekitar satu mil di bawah tanah di Kansas. Perusahaan tersebut menjadi peserta pertama dalam program reaktor percontohan Departemen Energi AS (DOE) yang merilis NSDA lengkap. Kesepakatan tersebut telah mendapat persetujuan DOE untuk proyek percontohan Deep Fission di Parsons, Kansas.

NSDA menetapkan persyaratan desain, metode analisis keselamatan, dan proses regulasi yang akan memandu pengembangan reaktor. Persetujuan DOE menandai tahap awal tinjauan keselamatan, bukan otorisasi untuk mengoperasikan reaktor. Deep Fission menyatakan bahwa peluncuran dokumen tersebut dilakukan secara sukarela demi memberikan transparansi atas rencana perusahaan dalam mendemonstrasikan keselamatan reaktor. Sejumlah detail teknis yang bersifat sensitif telah dihapus, sementara aspek desain lainnya dapat berubah seiring dengan tinjaun lebih lanjut terhadap proyek.

Isi dan Tujuan NSDA

"Kami merilis NSDA lengkap karena kami meyakini publik harus melihat kajian keselamatan nyata di balik reaktor ini, bukan hanya pernyataan kami bahwa DOE sudah meninjaunya," ujar CEO sekaligus co-founder Deep Fission, Liz Muller. "Proyek dengan ambisi seperti ini seharusnya dibangun secara terbuka, dan kami berharap lebih banyak mitra industri melakukan hal yang sama." Reaktor Gravity menggunakan bahan bakar uranium enriched rendah konvensional dan teknologi pressurized water reactor, desain reaktor yang sudah beroperasi secara komersial selama sekitar 70 tahun.

Desain Reaktor yang Unik

Perbedaan utama Deep Fission terletak pada lokasi rencananya menempatkan reaktor. Perusahaan tersebut berencana menempatkan reaktor di dalam lubang bor batuan sedalam sekitar satu mil, alih-alih membangun struktur containment besar di permukaan. Batuan di sekelilingnya serta kolom air di atas reaktor berfungsi sebagai pengendali tekanan, pendingin, dan perisai radiasi, tanpa harus sangat bergantung pada bangunan containment konvensional di permukaan. Pendekatan ini dirancang围绕被动安全特徵—dengan kata lain, lingkungan bawah tanah itu sendiri menjadi bagian dari sistem perlindungan reaktor.

Tantangan Menuju Operasi Komersial

Proyek Parsons juga berbeda dari proyek demonstrasi reaktor pada umumnya. Deep Fission merencanakan agar reaktor yang sama dengan yang dipasang dalam program percontohan DOE dapat bertransisi menuju produksi listrik komersial setelah pengujian. Namun, transisi tersebut tidak dijamin keberhasilannya. Perusahaan harus menyelesaikan dokumentasi serta tinjauan tambahan untuk memperoleh kemungkinan otorisasi operasi dari DOE. Operasi komersial juga memerlukan izin dari Nuclear Regulatory Commission AS. Program reaktor percontohan dibentuk melalui Executive Order 14301, yang memungkinkan DOE mengawasi desain, konstruksi, dan pengujian awal reaktor canggih yang memenuhi syarat, dengan NRC mengamati proses tersebut.

Deep Fission menyatakan bahwa pada akhirnya reaktor komersial dapat menyediakan listrik baseload rendah karbon untuk utilitas, pelanggan industri, dan pusat data. Perusahaan tengah mengembangkan proyek Parsons agar reaktor percontohan tidak perlu dibongkar setelah pengujian awal. Peluncuran NSDA juga memungkinkan regulator, pengamat industri, dan publik untuk lebih jelas memahami kajian keselamatan yang dikembangkan perusahaan dalam proses menuju konstruksi dan pengujian. Perusahaan menyatakan bahwa kajian keselamatan tersebut akan terus berkembang seiring dengan proyek melewati tinjauan DOE dan langkah-langkah regulasi selanjutnya.

Signifikansi Desain Keselamatan Inovatif Deep Fission

Reaktor Gravity Deep Fission mengambil pendekatan inovatif dalam desain keselamatan dengan menempatkan reaktor jauh di bawah tanah, memanfaatkan batuan di sekelilingnya serta kolom air sebagai penghalang keselamatan alami—sebuah hal yang belum pernah ada sebelumnya dalam industri nuklir. Desain tersebut tidak hanya mengurangi ketergantungan pada struktur containment konvensional, tetapi juga dapat meningkatkan keselamatan reaktor hingga一定程度. Seiring meningkatnya permintaan terhadap energi nuklir, inovasi teknologi seperti ini berpotensi menjadi arah penting bagi pengembangan nuklir di masa depan, terlebih dalam konteks energi rendah karbon. Meski demikian, tercapainya operasi komersial masih harus mengatasi berbagai tantangan regulasi guna memastikan keselamatan dan kelayakan.

H
Tentang penulis
Henderson