Departemen Energi AS Luncurkan Program Kecerdasan Buatan untuk Modernisasi Industri Pulp dan Kertas

·oleh Henderson·Engineering
Departemen Energi AS Luncurkan Program Kecerdasan Buatan untuk Modernisasi Industri Pulp dan Kertas
Poin Penting
  • Departemen Energi AS meluncurkan program CRAFT untuk memodernisasi industri pulp dan kertas.
  • CRAFT akan memanfaatkan kecerdasan buatan dan transformasi digital untuk meningkatkan efisiensi manufaktur.
  • Program ini akan menangani tahap manufaktur yang mengkonsumsi energi di dalam industri untuk mengurangi biaya.
  • CRAFT bertujuan untuk memperkuat manufaktur domestik dan mendukung pengembangan tenaga kerja.

Departemen Energi AS (DOE) sedang memanfaatkan kecerdasan buatan, manufaktur digital, dan ilmu material canggih untuk mengubah industri yang telah stagnan selama beberapa dekade. Inisiatif nasional yang baru diluncurkan—Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Produk Hutan (CRAFT)—akan mengembangkan teknologi generasi berikutnya untuk memodernisasi industri pulp, kertas, dan kemasan di negara ini, yang mendukung ribuan pekerjaan di sektor manufaktur, tetapi masih bergantung pada infrastruktur pabrik yang usang. Inisiatif ini dipimpin oleh Oak Ridge National Laboratory (ORNL) milik DOE. Program ini akan mengumpulkan berbagai laboratorium nasional, universitas, dan mitra industri untuk meningkatkan efisiensi manufaktur dan membantu produsen domestik tetap kompetitif secara global.

Tujuan CRAFT bukanlah membangun pabrik baru, tetapi untuk mengekstrak lebih banyak nilai dari fasilitas yang ada melalui transformasi digital. Para peneliti akan menggunakan perbaikan proses berbasis kecerdasan buatan, pemodelan kompleks, otomatisasi, dan analisis data untuk mengidentifikasi hambatan operasional, mengurangi waktu henti, meningkatkan output, dan menurunkan biaya produksi. Direktur Eksekutif CRAFT dan anggota senior penelitian dan pengembangan ORNL, Daniel Coughlin, menyatakan, "Industri pulp dan kertas AS sangat penting bagi ribuan komunitas pedesaan, seperti tempat saya tumbuh di Maine, tetapi infrastruktur yang ada sebagian besar sudah berusia puluhan tahun."

Tujuan dan Metode Program CRAFT

Pusat ini didanai oleh Kantor Teknologi Industri dari Kantor Inovasi Mineral dan Energi DOE, dan didukung oleh Pacific Northwest National Laboratory, Idaho National Laboratory, serta Rocky Mountain National Laboratory yang baru dibentuk, serta jaringan mitra industri.

Selain alat digital, program penelitian ini juga akan menangani beberapa tahap manufaktur yang paling mengkonsumsi energi dalam industri, termasuk pengolahan pulp generasi berikutnya, daur ulang kimia, dehidrasi, dan pengeringan. Proses-proses ini menyita sebagian besar biaya produksi dan menawarkan peluang untuk meningkatkan efisiensi. Peneliti senior CRAFT dan kepala Rocky Mountain National Laboratory, Gregg Beckham, menyatakan bahwa inisiatif ini akan menggabungkan pemodelan tingkat molekuler dengan penemuan berbasis kecerdasan buatan dan pengujian eksperimental untuk mempercepat komersialisasi teknologi manufaktur baru. Upaya ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan jangka panjang antara penelitian laboratorium dan penerapan di pabrik.

Mendorong Transformasi Teknologi dan Kolaborasi

CRAFT pada tahap pertama akan bekerja langsung dengan produsen untuk mengidentifikasi masalah operasional dan menentukan teknologi percobaan mana yang harus diuji sebelum diperkenalkan secara komersial. Pusat ini juga berencana untuk menyediakan kemampuan otomatisasi, simulasi, dan analisis data yang canggih kepada perusahaan, yang saat ini banyak kurang di pabrik-pabrik tradisional. Chief Technology Officer CRAFT dan Chair of Biorefining di University of Tennessee-ORNL, Art Ragauskas, menyatakan bahwa pusat ini akan membantu mengurangi risiko teknis dan finansial dalam mengadopsi teknologi baru, serta mempercepat inovasi yang menjanjikan dari laboratorium penelitian ke produksi komersial.

Selain penelitian, CRAFT juga akan berfungsi sebagai pusat kolaborasi nasional. Ini akan mengumpulkan produsen kertas, pemasok peralatan, pelanggan hulu, dan peneliti untuk mengoordinasikan pengembangan teknologi berdasarkan kebutuhan industri, serta mendukung pengembangan tenaga kerja. Pejabat DOE menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat manufaktur domestik, meningkatkan daya saing produk hutan AS, dan membantu mempertahankan posisi industri bernilai tinggi di komunitas pedesaan yang bergantung pada industri pulp dan kertas dalam jangka panjang.

Dampak Program CRAFT terhadap Industri Pulp

Peluncuran program CRAFT menandai transformasi penting dalam industri pulp dan kertas AS. Dengan industri yang menghadapi tekanan persaingan global, memanfaatkan kecerdasan buatan dan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi fasilitas yang ada akan membantu menurunkan biaya produksi dan meningkatkan output. Selain itu, program ini tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi, tetapi juga menekankan kolaborasi di dalam industri, yang sangat penting untuk menghadapi lingkungan pasar yang semakin ketat. Melalui integrasi kekuatan lembaga penelitian dan produsen, program CRAFT diharapkan dapat mempercepat komersialisasi teknologi baru, sehingga mendukung ekonomi komunitas yang bergantung pada industri ini.

H
Tentang penulis
Henderson