Pratt & Whitney Perluas Pabrik Baru untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Komponen Mesin Jet Terkuat di Dunia

·oleh Henderson·Engineering
Pratt & Whitney Perluas Pabrik Baru untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Komponen Mesin Jet Terkuat di Dunia
Poin Penting
  • Pratt & Whitney memperluas pabrik baru di Connecticut untuk meningkatkan kapasitas produksi komponen mesin jet.
  • Fasilitas baru ini akan memenuhi permintaan global yang terus meningkat untuk mesin komersial dan militer.
  • Pembangunan di Ceko akan meningkatkan kemampuan pengembangan teknologi dan kapasitas produksi Pratt & Whitney.
  • Proyek perluasan ini mendukung investasi sebesar USD 200 juta untuk penambahan peralatan baru di fasilitas AS.

Sebuah perusahaan yang berlokasi di Connecticut sedang memperluas pabriknya untuk meningkatkan kapasitas produksi komponen mesin jet terkuat di dunia. Pratt & Whitney, sebagai bagian dari RTX, mengumumkan dimulainya pembangunan fasilitas baru senilai USD 100 juta untuk meningkatkan produksi komponen mesin F-35. Lokasi perluasan ini diperkirakan akan mulai beroperasi pada tahun 2028, menciptakan lebih dari 120 posisi pekerjaan.

General Manager Pratt & Whitney di Ceko, Piotr Owsicki, menyatakan, "Enam bulan yang lalu, kami melihat investasi ini sebagai sebuah rencana dan kesempatan untuk memperkuat posisi Polandia sebagai pusat keunggulan strategis Pratt & Whitney. Hari ini, kami mulai mewujudkan rencana ini. Melalui kerjasama yang kuat di antara tim kami dan komitmen bersama untuk pengiriman kepada pelanggan, fasilitas perluasan kami di Ceko akan segera dimulai, yang akan memperluas kemampuan kami dalam mengembangkan teknologi dan kemampuan yang sangat maju."

Fasilitas Baru Memenuhi Permintaan Global

Fasilitas baru ini akan memperkenalkan produksi komponen berputar yang penting untuk memenuhi permintaan global yang terus meningkat untuk mesin komersial dan militer, termasuk mesin GTF, F135, dan F100 dari Pratt & Whitney. Lokasi perluasan ini diperkirakan akan mulai beroperasi pada tahun 2028, menciptakan lebih dari 120 posisi pekerjaan.

Pratt & Whitney mengungkapkan bahwa lokasi di Ceko menyediakan kemampuan manufaktur dan pengembangan teknologi yang canggih untuk mesin komersial dan militer, propeller turbin, dan unit tenaga tambahan. Pekerjaan mereka mencakup produksi komponen mesin penting, seperti sistem penggerak gigi fan GTF, struktur statis F100, dan komponen kunci F135. Lokasi ini juga memproduksi mesin untuk helikopter, jet bisnis, dan pesawat umum, khususnya dari seri mesin PT6, PW200, PW500/600, dan PW800.

Proyek Perluasan Mendukung Investasi Baru

Proyek perluasan ini kemudian mendukung investasi sebesar USD 200 juta, yang diumumkan pada bulan Februari, dengan tujuan untuk menambah mesin pemukul isothermal ketujuh di fasilitas Columbus Forge milik Pratt & Whitney yang terletak di Georgia, AS. Menurut pengumuman, proyek-proyek modal ini diperkirakan akan sepenuhnya beroperasi pada tahun 2028, yang akan meningkatkan produksi komponen mesin kunci sebesar 30%, seperti kompresor berputar dan cakram turbin. Perusahaan juga menekankan bahwa Polandia merupakan basis investasi dan karyawan terbesar RTX di luar AS, dengan lebih dari 9.500 karyawan yang mencakup bisnis Collins Aerospace, Pratt & Whitney, dan Raytheon.

Pentingnya dan Dampak Perluasan Pratt & Whitney

Rencana perluasan Pratt & Whitney menunjukkan respons terhadap permintaan pasar penerbangan global, terutama dengan terus meningkatnya permintaan untuk mesin komersial dan militer. Pembangunan fasilitas baru ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga akan memperkuat daya saing Pratt & Whitney dalam pengembangan teknologi. Investasi semacam ini tidak hanya membantu menciptakan posisi pekerjaan baru, tetapi juga semakin mengukuhkan posisi Pratt & Whitney sebagai pemimpin di industri penerbangan global, terutama di basis produksi di Ceko dan AS. Seiring dengan perubahan permintaan pasar, perluasan ini akan memungkinkan Pratt & Whitney untuk dengan fleksibel menghadapi tantangan di masa depan.

H
Tentang penulis
Henderson