Angkatan Udara AS akan mengintegrasikan peralatan baru untuk rudal jelajah pada bomber B-52, dengan nilai kontrak mencapai US$46 juta

·oleh Henderson·Engineering
Angkatan Udara AS akan mengintegrasikan peralatan baru untuk rudal jelajah pada bomber B-52, dengan nilai kontrak mencapai US$46 juta
Poin Penting
  • V2X akan membantu mengintegrasikan bomber B-52 dengan sistem rudal jelajah generasi baru.
  • Nilai kontrak mencapai US$46 juta, bertujuan meningkatkan kemampuan serangan jarak jauh.
  • Program LRSO dipandang sebagai upaya modernisasi krusial bagi Angkatan Udara AS.
  • Peran V2X memperkuat keterlibatannya dalam推进 kemampuan pertahanan.

Perusahaan teknologi pertahanan AS, V2X, akan membantu mengintegrasikan rudal jelajah serangan darat jarak jauh generasi berikutnya (LRSO) milik Angkatan Udara dengan bomber B-52, dengan nilai kontrak sebesar US$46 juta. Kontrak tersebut diumumkan pada 15 September, dan ruang lingkup kerjanya meliputi produksi peralatan yang diperlukan untuk meluncurkan senjata baru dari bomber strategis B-52. LRSO akan menggantikan rudal jelajah peluncuran udara yang digunakan saat ini, guna mempertahankan kemampuan serangan jarak jauh di tengah ancaman yang terus berkembang. V2X, yang berkantor pusat di Reston, Virginia, menyediakan solusi misi terintegrasi yang mencakup domain udara, darat, laut, luar angkasa, dan siber, dengan layanan yang mencakup rekayasa, manufaktur, pemeliharaan, serta dukungan misi bagi pelanggan pertahanan.

V2X mendapatkan资格 untuk menerima pesanan pengiriman melalui Enterprise-Wide Agile Acquisition Contract, yaitu kontrak dengan mekanisme pengiriman tidak terjadwal/kuantitas tidak pasti. Berdasarkan kontrak tersebut, perusahaan akan memproduksi perangkat yang dibutuhkan untuk mendukung pekerjaan integrasi sistem senjata LRSO dengan B-52. Perangkat tersebut akan membantu menyiapkan bomber agar dapat membawa rudal jelajah baru tersebut; seiring Angkatan Udara mendorong program modernisasi yang lebih luas, LRSO dirancang khusus untuk diluncurkan dari B-52 dan akan menggantikan rudal jelajah peluncuran udara yang saat ini beroperasi.

Kontrak dan Tanggung Jawab V2X

Menurut V2X, transisi ini akan memastikan Angkatan Udara mempertahankan kemampuan serangan jarak jauh yang efektif selama beberapa dekade mendatang.

Pentingnya Program LRSO

Angkatan Udara AS menganggap program LRSO sebagai upaya modernisasi krusial dan komponen penting dari deterrence strategis nasional. V2X menyatakan bahwa perannya dalam program ini memperkuat keterlibatan perusahaan dalam推进 kemampuan pertahanan generasi berikutnya. Perangkat tersebut akan mendukung kesiapan misi sekaligus memungkinkan Angkatan Udara mengintegrasikan senjata baru ke platform bomber yang sudah ada. Presiden dan CEO V2X, Jeremy C. Wensinger, mengatakan: "Mendukung modernisasi B-52 dan deterrence strategis negara kami adalah tanggung jawab yang kami sangat hormati."

Ia menambahkan: "Penghargaan ini mencerminkan kepercayaan pelanggan terhadap kemampuan V2X dalam menghadirkan solusi berkualitas tinggi demi memastikan keberhasilan misi dan mendukung salah satu prioritas modernisasi utama Angkatan Udara."

Solusi yang dikembangkan V2X memadukan lingkungan fisik dan digital, meningkatkan efektivitas misi melalui koordinasi personel, operasi, dan teknologi. Perusahaan ini bekerja di berbagai tahapan siklus misi yang kritis untuk meningkatkan kesiapan, memperkuat keamanan, serta mengoptimalkan pengelolaan sumber daya. Pengalaman mereka dalam rekayasa, manufaktur, pemeliharaan, dan dukungan misi memungkinkan mereka membantu pelanggan menghadapi tantangan pertahanan yang kompleks serta kebutuhan operasional yang terus berkembang. Misi LRSO memperluas cakupan program ini, menempatkan V2X dalam program modernisasi utama Angkatan Udara, dengan tanggung jawab produksi yang secara langsung mendukung perangkat yang dibutuhkan untuk mengintegrasikan rudal jelajah dengan B-52.

Melalui upaya ini, V2X akan membantu menyiapkan armada bomber untuk menyambut generasi baru senjata jarak jauh, seiring rencana Angkatan Udara untuk menggantikan rudal jelajah peluncuran udara yang ada saat ini.

Modernisasi B-52 dan Deterrence Strategis Nasional

Program modernisasi bomber B-52 milik Angkatan Udara AS, terutama integrasi sistem LRSO, sangat penting untuk mempertahankan kemampuan serangan jarak jauh. Seiring evolusi ancaman global, program ini tidak hanya meningkatkan efektivitas operasional bomber, tetapi juga memperkuat kemampuan deterrence strategis nasional. V2X memainkan peran kunci dalam proses ini, memastikan integrasi senjata baru yang kompatibel dengan platform yang sudah ada,,展现 keahlian dan kepercayaan pelanggan di bidang pertahanan.

H
Tentang penulis
Henderson