Angkatan Laut Amerika Serikat Memilih L3Harris untuk Menyediakan Sistem VAMPIRE untuk Melawan Ancaman Drone

·oleh Henderson
Angkatan Laut Amerika Serikat Memilih L3Harris untuk Menyediakan Sistem VAMPIRE untuk Melawan Ancaman Drone
Poin Utama
  • L3Harris dipilih oleh Angkatan Laut AS untuk menyediakan sistem anti-drone VAMPIRE guna mendukung pertahanan pesisir.
  • Sistem VAMPIRE dapat dipasang pada sebagian besar kendaraan berpeti kemas, mengintegrasikan kemampuan pengintaian dan serangan.
  • Sistem ini memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mempercepat deteksi dan interaksi dengan ancaman kecil tak berawak.
  • Pilihan Angkatan Laut ini menambahkan VAMPIRE ke dalam portofolio sistem anti-drone L3Harris yang terus berkembang.

L3Harris Technologies, sebuah perusahaan teknologi pertahanan Amerika Serikat, telah dipilih oleh Angkatan Laut AS untuk menyediakan sistem anti-drone VAMPIRE guna mendukung pertahanan pesisir, seperti yang diumumkan perusahaan pada tanggal 8 September. Senjata-senjata ini akan mendukung arsitektur anti-drone terintegrasi yang semakin berkembang di Amerika Serikat. VAMPIRE adalah sistem mandiri yang mampu memberikan kemampuan pengintaian canggih dan serangan presisi terhadap drone dan platform yang dikendalikan dari jarak jauh di berbagai domain operasi. VAMPIRE merupakan singkatan dari "Vehicle-Agnostic Modular Palletized ISR Rocket Equipment".

L3Harris menggambarkannya sebagai perangkat portabel yang dapat dipasang pada sebagian besar kendaraan yang dilengkapi peti kemas. Sistem ini mengintegrasikan kemampuan pengintaian dan serangan presisi dalam satu solusi senjata.

Fungsi dan Fitur Sistem VAMPIRE

Menurut L3Harris, VAMPIRE dapat dikonfigurasi untuk meluncurkan roket Sistem Senjata Serangan Presisi Lanjutan (APKWS) atau amunisi berpemandu laser lainnya. Namun, perusahaan belum menentukan amunisi yang akan disediakan untuk sistem Angkatan Laut. Sistem anti-drone ini, ketika dilengkapi dengan roket APKWS 70mm berpemandu laser, dapat menyerang target pada jarak hingga 9 mil (15 kilometer). L3Harris menyatakan, rangkaian VAMPIRE yang lebih besar menggabungkan sensor, senjata presisi, pengacau elektronik, dan efektor non-kinetik.

Sistem ini memanfaatkan kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin untuk mempercepat deteksi, interaksi, dan mengalahkan ancaman kecil tak berawak.

Versi-versi Sistem VAMPIRE

Perusahaan telah mengembangkan beberapa versi sistem ini untuk misi yang berbeda, termasuk varian darat, laut, udara, berkontainer, pertahanan pangkalan, dan perang elektronik, meskipun L3Harris belum secara spesifik menyebutkan varian mana yang akan diterima oleh Angkatan Laut. Untuk menyesuaikan dengan kondisi lingkungan laut, L3Harris sedang merekayasa fitur baru dan meningkatkan daya tahan VAMPIRE. Perusahaan tidak memberikan detail teknis tentang modifikasi ini. "VAMPIRE adalah sistem yang fleksibel dan efektif yang memenuhi kebutuhan unik Angkatan Laut AS untuk pertahanan C-UxS pesisir," kata Tony Calderon, Presiden Sistem Sensor dan Tujuan Bisnis Komunikasi dan Spektrum L3Harris.

"Kami sedang merekayasa fitur baru untuk menyesuaikan dengan misi pelanggan dan meningkatkan VAMPIRE untuk mengatasi tekanan lingkungan laut."

Nilai pesanan Angkatan Laut ini belum dipublikasikan, dan L3Harris juga tidak mengungkapkan jumlah sistem yang terlibat atau memberikan jadwal pengiriman. Pengumuman tersebut tidak termasuk jangkauan pertempuran, kapasitas peluncur, atau spesifikasi kinerja lainnya. Pilihan Angkatan Laut ini mengikuti pesanan lain dari Angkatan Darat AS untuk VAMPIRE. Rencana-rencana ini memperluas penggunaan sistem ini ke dua layanan militer, meskipun konfigurasinya belum dijelaskan secara rinci. L3Harris juga sedang menyediakan perangkat lunak Wraith Shield untuk mendukung operasi anti-drone berlapis. Perangkat lunak ini, yang akan diluncurkan pada awal tahun 2026, menawarkan kemampuan radio sebagai sensor, bertujuan untuk membantu mengalahkan drone kecil.

Wraith Shield dapat diintegrasikan dengan VAMPIRE dan sistem Drone Guardian perusahaan. L3Harris menggambarkan Drone Guardian sebagai sistem anti-drone yang secara otomatis mendeteksi, melacak, dan mengidentifikasi ancaman drone, menggunakan beberapa sensor terkait. Mengintegrasikan ketiga teknologi ini dapat memberikan pertahanan berlapis terhadap ancaman tak berawak. VAMPIRE memberikan kemampuan pengintaian dan serangan presisi, sementara Wraith Shield memberikan sensor berbasis radio, dan Drone Guardian menambahkan kemampuan deteksi, pelacakan, dan identifikasi otomatis.

L3Harris menyediakan teknologi pertahanan di bidang ruang angkasa, udara, darat, laut, dan jaringan. Pilihan Angkatan Laut ini menambahkan VAMPIRE ke dalam portofolio sistem anti-drone yang terus berkembang dari perusahaan untuk melayani pelanggan militer AS.

Dampak Sistem VAMPIRE terhadap Pertahanan Angkatan Laut

Dengan meningkatnya ancaman drone, pilihan Angkatan Laut terhadap sistem VAMPIRE dari L3Harris menunjukkan pentingnya teknologi baru. Sistem ini tidak hanya fleksibel, tetapi juga mampu mengintegrasikan berbagai teknologi canggih untuk meningkatkan kemampuan pertahanan. Rencana pengembangan L3Harris menunjukkan bahwa kebutuhan militer mendorong inovasi teknologi, terutama dalam aplikasi lingkungan laut. Ini tidak hanya memperkuat kemampuan pertahanan Angkatan Laut, tetapi juga menunjukkan penyesuaian strategis AS dalam menghadapi ancaman drone.

H
Tentang penulis
Henderson